Lemar : What abou love ...

Besok gua dah mulai kerja itu berarti gua makan siang harus nunggu bell bunyi,pulang juga harus nunggu bell bunyi,jadi mulai besok gua mulai lagi sebagai Bell-Man.Manusia bell!

Hari ini,kemaren,kemaren-kemaren-kemaren nya lagi, gua inget trus ma "dia" ( suatu saat pasti akan gua tulis namanya disini,promise !),kalo gak percaya liat aja postingan yang ini ,disitu ditulisin betapa,mmMMmm ... betapaaaah nya gua ke dia.

Gua inget dia suka lagu yang judulnya "what about love" yang nyanyi item,namanya juga aneh ,Lemar!

Nih gua tulis lyricsnya :

What if I took my time to love you?/What if I put no one above you?/What if I did the things/That really mattered?/What if I ran through/Hoops of disaster?

No one would care if/We never made it/We're in this alone/So why don't we face it/There is no room to/Blame one another/We just need time to/Forgive each other

What about love?/What about feeling?/What about all the things that make life/worth living?/What about faith?/What about trust?


And tell me baby...what about us?


How can I give this/Love a new beginning?/How can I stop the rain?/It's never ending/How do I keep my soul believing?/Memories of how we/Should be keep calling

I'll take the rivers rise
I'll take the happy times

I'll take the moments of disaster




Jetlags.Jadi kagak tahu harus nulis apalagi kalo yang berhubungannya ma "dia" ... payah!

Just want to say : akudisiniuntukmu!







Thank you,


kaka

Lucky star

-This is my life,It's not what it was before,All these feelings I've shared,And these are my dreams,That I'd never lived before,Somebody shake me 'cause I,I must be sleeping.....-
( staind.so far away )

Suaranya seperti gemericik air dan aku adalah seorang yang kehausan,suaranya adalah sinar terang dan aku adalah seorang dalam kegelapan.Suaranya seperti reduktor yang dapat mereduksi semua energi negatif,menggiringnya ketitik jenuh dan mengendapkannya,di sisi lain suaranya seperti katalis yang akan menghantarkanmu ke titik didih yang skalanya telah di konversi dari celcius ke fahreinheit.

Suaranya adalah medium penyadaran,penyadaran dari koma yang lama seperti sebuah episode yang telah berakhir tetapi tidak menemukan endingnya,yang pemainnya terus bermain tanpa scripts dan arahan sutradara dari sketsa yang tidak tentu arahnya.Suara itu telah mengarahkan pemain dan membuat scripts terakhir untuk mengakhiri sketsa.

Suara itu seperti zat cair yang mampu mengisi tiap bejana yang saling di hubungkan tanpa melihat bentuk dari masing - masing bejana tersebut.PARADOKS HIDROSTATIKA.



Kahlil Gibran menyebut Shelma El-Karamy seperti sebuah buku yang didalamnya terdapat pujian - pujian yang tidak akan pernah selesai dibaca,seperti bunga mawar yang di tumbuhi duri di sekelilingnya.Aku menyebut pemilik suara itu dengan lucky star.Bintang keberuntungan,lebih pendek,sangat british dan elegan...

Jika Ludwig Van Beethoven menciptakan karya besarnya dalam keadaan tuli.Maka aku telah merasakan sebuah karya besar sebuah masterpiece dengan hanya mendengarnya,aku telah melihat keindahan yang belum tampak.

Mungkin suara itu ada yang memiliki, tapi aku akan berkata kepada sang pemilik itu " kau mungkin telah memiliki hatinya bahkan kau telah memiliki semuanya yang terbaik darinya,tapi kebahagiaanmu tidak ada setengahnya pun dari kebahagian ku.Karena aku tidak perlu memiliki yang terbaik dari segalanya,aku hanya membuat yang datang padaku menjadi yang terbaik,seperti suara itu.Dan kau tidak akan mampu merasakannya ".The end

dedicated to : My lucky star, thanks alot for wakes me up kini aku bisa meneruskan lyrics lagu itu :
".... These are my words,That I've never said before,I think I'm doing okay,And this is the smile,That I've never shown before "