GARA-GARA "In this Economy". Jadinya harus ada duwit tambahan yang masuk, buat sehari - hari, buat dapur, buat yang lain - lain. Intinya ya dipaksa buka chart lagi, padahal udah off bertahun - tahun lalu.
Bener kata orang tua dulu. Ilmu itu ga ada yang sia - sia, pasti kepake. Salah satunya ya ilmu ini. Setup lama, tapi masih gacor juga.
Terdengar lebay, tapi ini harus ada, Kerjaan di mana saja, di profesi apapun.
Pertama. Price is the sum total of all market participants' actions. Price is all that matters, and it is fully represented in charts. Thus, charts are the basis on which all my trading decisions are made. Maksudnya, disini saya murni mengandalkan representasi harga, dengan kata lain, variabel selain harga saya abaikan terlebih dulu ( geo politik, divergence, fundamentals, etc-etc)
Kenapa? "In this economics", seperti yang saya katakan di awal tadi. (lagian nge-treat xau berbeda dengan saham toch. Hehehehe.)
Serius. Karena harga itu adalah yang paling sederhana. Hanya terbentuk dari empat komponen utama. HLOC. High Low Open Close. Jadi untuk saat ini, untuk sementara, saya tidak akan dipusingkan oleh komponen lain selain harga itu sendiri.
Kedua. Saya akan menunggu order para pelaku pasar dengan privilege - bermodal jumbo atau market maker atau apalah kata orang - orang di tiktok, lalu ikut dengan posisi mereka.
Setup dan penjelasannya lengkapnya ada di gambar di bawah ini. Tugasnya mudah, tapi butuh effort yang lumayan: hanya menunggu, validasi konfirmasi, dan eksekusi (menggunakan Buy Stop atau Sell Stop)
- Trade jika kondisi arah pergerakan pasar jelas.
- Trade hanya jika semua kondisi terpenuhi: Liquidity, CISD, Retrace, dan yang terpenting harga bergerak dengan "bensin yang penuh" (yang terakhir wejangan dari si tuan paus biru. "Percuma setup lo valid, kalo jalannya kayak keong". Katanya).
- SL dengan tick setipis mungkin, maklum retail, jika terlalu lebar. Ya sudah skip saja, besok lagi.
- Berhenti jika SL ke hit sebanyak dua kali (in a row)
- Semangad 🤘💪



