Satu titik Che

Lagi mau abis baca Motorcycles diaries-nya Ernesto 'Che' Guevarra.Sedikit menemukan rumusan empiris tentang 'Che' sebelum dia berani ngomong "Imperialisme ingin menggiring pertemuan ini menjadi sebuah lomba pidato ! yang tak berguna,dan bukannya untuk memecahkan masalah penting di dunia..." Pada sidang PBB ke-19.11 Desember 1964.Dan gua sedikit yakin,pas 'Che' ngomong ini.Ada delegasi yang manyun-dagang tutut,ada yang senyum,cinta pertama.Sebagian lagi mungkin nangis bombay Bollywood.Nan-bom-wood,kaya-nya.

Di Motorcycles diaries ada semacam pembenaran bahwa seseorang yang mempunyai keberanian besar dan selanjutnya menjadi orang besar atau setidaknya dianggap besar oleh mayoritas dunia.Tidak dengan begitu saja menjadi 'besar'.Ada proses,seperti pada rumusan exacta,Perhaps ? Tidak dengan Simsalabim and you will be 'Brad Pit',Abrakadabra jadilah elu 'Gatot kaca' (or something more stronger than this man,maybe)

Sorry agak gak nyambung ,tidak dapat menemukan perumpama-an yang lebih baik lagi,tapi intinya adalah : Everything happen thats a reason behinds,jangan pernah ngelakuin sesuatu tanpa alasan yang gak jelas dan ada alasan kenapa orang -orang yang gak jelas menjadi sesuatu.Bingungkan ? Well itu yang mau gua omongin,yang gua dapet dari buku ini :D

Balik lagi ke 'motocyles...'.Ada poin - poin yang cukup memberikan pembenaran ( untuk gua,yes ) bahwa di setiap kehidupan itu ada satu titik dimana seseorang menemukan jalan hidupnya sendiri,terlepas dari dengan atau tanpa paksaan,kebutuhan secara financial atau bukan.Dan laen-laen yang menyebabkan kita berbelok tiba-tiba tanpa lampu sein ( I means,in way of life,of course )

Seperti 'Che' muda yang berkeliling Amerika Selatan dengan La Poderosa II ( Motor,Norton 500 cc ) dan di tengah perjalanan harus kehilangan itu.Tetapi harus tetap melanjutkan perjalanan dengan seorang temannya.Alberto Granado.Bertemu dan berbaur dengan komunitas penyakit lepra,suku miskin Indian pedalaman ( banget ),Machu Pichu,berbagai macam rakyat primitif yang seharusnya tidak primitif lagi. 2 Orang calon dokter yang berubah seketika menjadi 2 orang gembel aristokrat.Dalam sisi ini gua juga menyimpulkan.Inilah traveller sejati itu,atau setidaknya inilah salah satu contoh traveller sejati itu.Tidak minta transfer-an kalo keabisan uang di jalan.Pfiuuuhhhhh suseh juga ternyata

Well,dari sini,bagi gua sendiri,dapat menyimpulkan.Che menemukan satu titik dalam hidupnya dari perjalanan keliling-nya ini bahwa "Ini nih jalan yang harus gua ambil,jadi revolusioner kaya-nya keren.Daripada jadi dokter.Bau obat ! ".Titiknya gak tahu dimana ? Bisa pas berpapasan dengan komunitas lepra,bisa pas kehilangan La Poderosa tadi, atau mungkin pas melihat ada cewe cakep yang masih primitif.Who knows kan ? But the points is : Satu titik and you're life is begun.Satu titik dan inilah makna dari mimpi-mimpi kita sebelumnya...

Thats it!I got the tag-lines,and You ?

Jadi keingetan sama Interpretation of murder-Jed Rubenfeld."Jika ia menghendaki sekian makna dari mimpinya.Ia harus menghidupkan kembali masa lalunya,segelap apapun itu.Ia juga harus hidup bagi masa depan,betapapun tidak menentunya"

Satu titik,satu mimpi.Dan susehnya gak satu-satu.Iya kan ? HAHAHAHAHAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar